//

Swan Lake

Media Review

Sihir dan Hura-hura

Kompas, 18 November 1988
Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-32, sekolah balet Namarina naik pentas. Mengukuhkan kebolehan Maya, Dandy dan Yetti.

Adalah kisah klasik tentang seorang pangeran bernama Siegfried yang jatuh cinta pada seekor angsa nan cantik yang ditemuinya di tepi sebuah danau ketika ia sedang berburu. Angsa putih itu ternyata jelmaan seorang Putri Angsa bernama Odette yang bersama teman-temannya telah disihir oleh Von Rotbart yang jahat.

Read more

 

Ancaman Penyihir Balet Indonesia

SEBUAH Mobil di panggung tari. Ini memang akal-akalan, tampaknya untuk memperkuat kesan jalanan. Mobil itu diparkir di arah belakang kiri. Dibelakangnya lampu iklan merk bir berdampingan dengan warung kopi. Ada juga kotak telepon.

Semua ini melengkapi Back to 50’s, sebuah nomor tari Maya Tamara. Gaya Jazz tampil pada lewat kostum. Rok lebar penari wanita dikibas, dengan hentakan kaki ritmis musik yang senantiasa hangat dan mengajak bergoyang (dari West Side Story, Grease, dan Running scared), serta gairah penari kelompolk yang meletup-letup, menyiratkannya dengan kuat.

Read more