Maya Tamara dan 55 Tahun Namarina

// Author: admin // 0 Comments

“Selama 55 tahun Namarina secara konsistentelah menunjukkan komitmennya pada pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia Indonesia di bidang seni tari dan kebugaran di Indonesia,” kata Maya Tamara, LRAD, ARAD, Principal/Artistic Director Namarina.

“Rangkaian acara 55 tahun Namarina tidak hanya diwarnai berbagai perayaan dan pertunjukan, tetapi juga menghadirkan serangkaian kegiatan yang bersifat edukatif untuk meningkatkan kemampuan anak bangsa di bidang tari dan kebugaran,” kata Maya lagi.

Namarina adalah sebuah institusi pendidikan luar sekolah, bergerak di bidang seni tari ballet, jazz, dan kebugaran (fitness) yang didirikan oleh almarhumah Nanny Lubis pada tahun 1956. Sebagai rangkaian acara ulang tahun ini, Namarina mengadakan pameran tentang perjalanannya selama 55 tahun dalam bentuk foto dan instalasi seni selama 9 hari di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, yakni On the Move dance workshop untuk masyarakat yang mempunyai latar belakang tari.

Perayaan ultah 55 tahun Namarina dibuka dengan program Fitness as an Art, sebuah program kebugaran yang terdiri atas senam bersama, lomba senam kreasi dan workshop yang diperuntukkan bagi masyarakat umum yang memiliki latar belakang senam, calon instruktur maupun instruktur.

Selain senam bersama yang dibuka gratis untuk umum, Namarina juga mengadakan lomba senam kreasi dan workshop kebugaran bertema How to be a qualified instructoroleh Maya Tamara, dengan menghadirkan Henri Hendarto (fighting X) dan Dian Arifin (Pilates) sebagai narasumber yang akan membagi ilmu tentang peracangan program, kosa gerak, dan profesionalisme.

Namarina juga menyuguhkan beberapa pagelaran tari yang dilakoni oleh seluruh murid Namarina mulai tingkat remaja sampai dewasa. Tujuannya untuk memberikan pengalaman estetik kepada para murid, membangun rasa percaya diri, serta kemampuan berinteraksi sosial, yaitu The Story dan Land of Sweets.

Puncak peringatan ditandai dengan pagelaran Dream On pada 17 dan 18 Desember 2011 yang menceritakan perjuangan insan seni dalam meraih mimpinya. Acara puncak ini dimeriahkan antara lain oleh Niniek L. Karim, Vicky Burki, Alika Islamadina, Fenny Rose, dan 100 penari berbakat pilihan.

Jurnal Nasional 18 Dec 2011

Have your say